SATUAN PENGAMAN

AKHIR KISAH POLISI KOBOI Tak Mau Bayar Uang Minum, Kini Mendekam di Sel Khusus dan Terancam Dipecat

19Views



https://medan.tribunnews.com/2021/03/03/akhir-kisah-polisi-koboi-tak-mau-bayar-uang-minum-kini-mendekam-di-sel-khusus-dan-terancam-dipecat

TRIBUN-MEDAN.COM, BINJAI – Oknum Polisi Polres Binjai, Brigadir MJ pelaku umbar peluru di tempat hiburan malam De Tonga kini diproses hukum Seksi Profesi dan Pengamanan Polres Binjai.

Aksi koboinya yang arogan usai bersenang-senang berujung penahanan.

Brigadir MJ yang melakukan aksi anggar jago di De Tonga Kota Medan diketahui bertugas di Satuan Lalu Lintas Polres Binjai.

Pelaku sudah ditahan setelah penyidik Propam Polres Binjai melakukan pemeriksaan kepada Brigadir MJ.

Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo menegaskan telah menerapkan penindakan tegas.

Katanya, yang bersangkutan sudah diamankan Seksi Profesi dan Pengamanan Polres Binjai, dan ditahan di sel khusus personel Polres Binjai.

“Yang bersangkutan diperiksa Propam Polres Binjai.

Senpi yang bersangkutan juga sudah diamankan dan disita.

Yang bersangkutan tinggal di Binjai,” kata Kapolres Binjai, Selasa (2/3/2021).

Kapolres menjelaskan bahwa bawahannya, MJ saat kejadian sedang menikmati hiburan malam De Tonga Medan bersama teman-temannya.

Atas kejadian sewenang-wenang ini, Kapolres menegaskan proses hukum terhadap anggotanya.

“Kami akan tetap melaksanakan proses hukum yang akan ditingkatkan ke penyidikan,” tegasnya.

Kapolres juga akan memperketat proses hingga pengajuan penggunaan senjata api dinas kepada personel yang mengajukan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk untuk menghindari peristiwa serupa terulang kembali.

Kapolres mengaku sudah mengingatkan personel bahwa senjata dinas, senjata api dinas itu digunakan dalam pelaksanaan tugas.

Jika tidak melaksanakan tugas sudah seharusnya senjata itu disimpan.

“Ke depan pengajuan senpi untuk personel diperketat.

Seperti pemeriksaan psikologis dan tes urin.

Hingga harus mendapat izin atasan untuk diperbolehkan menggunakan senpi tersebut,” jelasnya

Hingga saat ini status Brigadir MJ belum diketahui.

Kapolres menjelaskan Secara hukum pemecatan butuh proses.

“Perlu proses, butuh waktu. Kita tunggu nanti hasil pemeriksaannya.

Dari Mabes Polri sudah menyampaikan, ada larangan semua personel Polri dilarang masuk ke tempat hiburan yang ada.

Apalagi membawa senpi dinas.

Yang bersangkutan juga tidak akan pegang senjata lagi,” pungkasnya.

Baca selengkapnya di www.tribun-medan.com

Sumber Berita

redaksi
the authorredaksi

20 Komentar

Tinggalkan Balasan