TV PAMSWAKARSA

PALING PARAH KORUPSI BANSOS!?? #NgeHAMtam BARENG ATNIKE SIGIRO & ERWIN NATOSMAL OEMAR PART 1

37Views



#korupsi #bansos

Kali ini tuan rumah NgeHAMtam Haris Azhar mengajak Mbk Atnike dan Bang Erwin untuk bahas tentang persoalan perlindungan sosial negeri ini. Hemmmm. Masalah sosial kayak ga bisa habis di negara kita. Ada aja yang baru, dan selalu berulang. Korupsi sosial juga begitu. Ah sudahlah, pemerintah emang gitu, di-HAMtam berkali-kali ga mempan juga. Haha

Buat HAMtamers di seluruh dunia, simak diskusi NgeHAMtam berikutnya, ya.

Salam dari kami, Komunitas Cendol Production.

Link part 2 : https://youtu.be/RSppFoE8D2c

Sumber Berita

redaksi
the authorredaksi

23 Komentar

  • BIADAB WAL BIADAB BIN MA FII ADAB KORUPSI BANSOS mantan manusia yg memecat dirinya sendiri dari manusia atau lbh halus secara terpaksa mngundurkan diri sbg manusia krn akal dan hati ❤💞nya sengaja tdk dipungsikan sbgmn mstinya.

  • Gini bang , terkadang kita seperti saya yg tidak punya backing (orang orang kelas bawah) takut untuk menyuarakan kebenaran yg ada dilapangan sebab presekusi, ancaman itu nyata datangnya dr mereka

  • Di desa kelahiran sy kepala desanya sudah mau abis jabatannya, tapi slama dia mnjabat satu kalipun tidak ada perbaikan jln scra total, paling satu atau dua meter yg di prbaiki..

  • Tetap suarakan kebenaran walau banyak yg tidak suka,setidaknya orang orang yg berhati nurani sangat mebutuhkanmu dan Allah tetap memuliakanmu👍.

  • negara aing beki parah bansos ge di korupsi kumaha ieu orang sunda ge kudu ngejo wa….wa joko wi cepil apa katel sih di kritik tiditu tidieu tapi teu di dangu wae.

  • Pembagian bansos harusnya pakai kupon. Buat 4 kupon salinan + satu daftar kupon

    1. Kupon pertama (asli) dipegang PENERIMA BANSOS,
    2. kupon ke dua (salinan, warna transparan) dipegang panitia pembagi bansos,
    3. Kupon ke tiga (warna polos) dipegang nomor 1 setelah mrnerima bansos, berikan kupon itu ke kantor polisi, tulis: APA SAJA YG DIDAPAT (isi bansos),
    4. Kupon ke empat (bentuk dijital) dipegang pemerintah setempat untuk dicocokkan apakah ada yg tidak beres, dan
    5. Daftar seluruh kupon (dalam bentuk daftar [bukan dijital]) dipegang menteri sosial.

    Di kupon tertera:

    1. Nomor penerima,
    2. Nama/wakil,
    3. Gelombang berapa, yakni jadwalnya ([a] gelombang pertama: lansia; [b] ke dua: bapak-bapak/ibu-ibu; [c] ke tiga: di bawah itu; [d] ke empat: sama dengan "c", tetapi disabilitas, dan [e] khusus, misalnya hanya bisa datang pada jam gelombang a atau b atau c karena pekerjaan),
    4. Kode khusus semacam barcode, dan
    5. Stempel.

    Bansos pun jgn dlm bentuk duit aje, wajib kebutuhan pokok atau dan duit

    1. Bansos wajib dibeli di TOKO KELONTONG,
    2. Satu toko maksimal 500k atau lebih 200k,
    3. Toko kelontong dipilih dengan sistem undi (toko kelontong daptar di koperasi pemerintah),
    4. Pembelian barang dilakukan oleh (a) polwan atau polisi (ada polwan maka polwan); (b) tentara wanita atau tentara, (c) PNS, (d) PPPK, dan (e) pengurus bansos atau dikawal a, b, dan c, dan
    5. Bansos bisa diberikan hanya makanan n minuman atau dan uang (misalnya bansos 300k, 250k untuk makanan/minuman, 50k uang). Tidak boleh uang saja (supaya rezeki didapat toko kelontong).

    Siapa pun yg memegang dana bansos, kecuali penerima, wajib disumpah:

    "Jika dana bantuan sosial tersebut saya ambil secara tidak benar, semoga saya yang bernama …." <—- isi sendiri. Secara umum adalah "… semoga saya yang bernama … celaka."

  • Kalo dari sudut pandang yg pekerja di swasta gimana bang. Kan kalo
    polisi dan istitusi lain kan untuk orang banyak, beramal itu. Kalo saya
    di swasta, ada banyak praktek2 korupsi, alesan temen2 saya yg paling
    banyak saya denger "ngapain jujur-jujur banget, wong cuman memperkaya
    ****"

  • Jaman now kayak gini apalagi saat pandemi covid seperti ini , , , sepertinya bagi mereka yg ada kesempatan untuk korupsi mungkin tidak ada pernah mikir tentang neraka ,

Tinggalkan Balasan